Acara virtual telah menjadi bagian penting dari strategi pemasaran dalam beberapa tahun terakhir, karena pemasar acara menerapkan kesederhanaan, jangkauan yang diperluas, dan penghematan biaya yang disediakan oleh acara virtual.
Namun, seiring maraknya kembali acara tatap muka, pemasar mengalami kesulitan untuk menambahkan pengalaman virtual ke acara langsung mereka. Kami ingin tahu alasannya.
Untuk lebih memahami tantangan ini, kami menyurvei pemasar dan perencana acara dari berbagai organisasi untuk mengumpulkan wawasan mereka seputar acara hibrida.
Kami secara khusus ingin mengetahui:
- Apa saja tantangan yang dihadapi pemasar acara terkait acara hibrida?
- Apakah acara hibrida berharga untuk strategi pemasaran modern?
- Apa yang dibutuhkan pemasar acara agar berhasil menyelenggarakan acara hibrida dalam jangka panjang?
Poin penting
- Acara hibrida akan terus memainkan peran penting bagi pemasar acara di masa mendatang, dengan sebagian besar pemasar acara sepakat bahwa “acara hibrida adalah masa depan manajemen/perencanaan acara.”
- Pemasar acara menghadapi tantangan dalam melibatkan audiens ganda dan menyediakan pengalaman yang adil, produktif, dan bermakna bagi peserta jarak jauh.
Acara hibrida menawarkan berbagai manfaat bagi pemasar acara, termasuk memperluas jangkauan mereka ke audiens yang lebih besar, biaya yang lebih rendah, dan akses yang lebih besar ke data daripada acara tatap muka atau virtual saja.
- Pemasar acara memerlukan pemahaman kolektif tentang hal yang menentukan keberhasilan acara hibrida serta teknologi dan layanan yang akan memberikan hasil yang diinginkan.